Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Aktivitas Merapi Hari Ini 11 Desember 2025: Kegempaan Tinggi, Status Siaga (Level III) Tetap

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
PANAS: Awan panas guguran terpantau keluar dari puncak Gunung Merapi, Jumat malam (1/12). (Dok Istimewa)
PANAS: Awan panas guguran terpantau keluar dari puncak Gunung Merapi, Jumat malam (1/12). (Dok Istimewa)

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan aktivitas Gunung Merapi pada periode pengamatan 11 Desember 2025 pukul 06.00 hingga 12.00 WIB masih menunjukkan aktivitas tinggi. Status Gunung Merapi tetap berada di Level III (Siaga).


Advertisement

Berdasarkan laporan MAGMA-VAR dari BPPTKG, kegempaan dominan yang tercatat adalah gempa Guguran (20 kali) dan Hybrid/Fase Banyak (17 kali), serta satu kali gempa Vulkanik Dangkal. Data ini mengindikasikan adanya suplai magma yang masih berlangsung, yang berpotensi memicu terjadinya awanpanas guguran (APG).

Detail Aktivitas Kegempaan dan Visual:

Guguran: 20 kali (Amplitudo 2-19 mm, Durasi 44.7-147.78 detik)
Hybrid/Fase Banyak: 17 kali (Amplitudo 2-28 mm)
Vulkanik Dangkal: 1 kali (Amplitudo 4 mm)
Visual: Gunung terlihat kabut (0-III), dan asap kawah nihil.
Meteorologi: Cuaca mendung, angin lemah ke timur, suhu udara 22.9-27.1 derajat celcius.

Advertisement

Masyarakat di sekitar Merapi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan BPPTKG.

1. Area Potensi Bahaya (Zona Merah):

Potensi bahaya saat ini adalah guguran lava dan awanpanas dengan jangkauan sebagai berikut:

Advertisement

Sektor Selatan-Barat Daya: Sungai Boyong (maksimal 5 km), serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng (maksimal 7 km).
Sektor Tenggara: Sungai Woro (maksimal 3 km) dan Sungai Gendol (5 km).

Catatan Penting: Jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Imbauan Utama untuk Masyarakat:

Dilarang melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Waspada bahaya lahar dingin dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Merapi.
Antisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi.

BPPTKG akan terus memantau aktivitas Merapi. Jika terjadi perubahan signifikan, status aktivitas akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Sumber Data: KESDM, Badan Geologi, PVMBG (BPPTKG)
Penyusun Laporan: Alzwar Nurmanaji, A.Md dan Tri Mujiyanta.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran, Meluncur 1,8 Km ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran, Meluncur 1,8 Km ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi kembali erupsi berupa awan panas guguran pada Rabu (12/8/2026) pukul 08.50 WIB. Simak data lengkap luncuran, status SIAGA, dan imbauan BPPTKG untuk warga sekitar.

Gunung Merapi Erupsi Hari Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran 2.000 Meter, Warga Diminta Menjauh

Gunung Merapi Erupsi Hari Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran 2.000 Meter, Warga Diminta Menjauh

Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Sabtu (29/8/2026) pagi. Awan panas guguran tercatat meluncur dari kawasan puncak gunung dengan jarak mencapai sekitar 2 kilometer.

Merapi Masih Level Siaga, Guguran Lava Meluncur hingga 2 Kilometer Dini Hari Ini

Merapi Masih Level Siaga, Guguran Lava Meluncur hingga 2 Kilometer Dini Hari Ini

BPPTKG catat aktivitas Gunung Merapi periode dini hari 29 Agustus 2026, meliputi puluhan guguran lava dan gempa hybrid. Simak rekomendasi keselamatan lengkapnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer