Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Asal Usul dan Mitos Anak Berambut Gimbal di Dieng, Wonosobo

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Ilustrasi anak yang memiliki rambut gimbal dieng (foto: tiktok, pendaki gunung indonesia)
Ilustrasi anak yang memiliki rambut gimbal dieng (foto: tiktok, pendaki gunung indonesia)

RADAR MALIOBORO – Dataran Tinggi Dieng, yang terletak di antara Wonosobo dan Banjarnegara, tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena fenomena unik anak-anak berambut gimbal. Fenomena ini telah menjadi bagian integral dari budaya dan kepercayaan masyarakat setempat selama berabad-abad.


Advertisement

Anak-anak yang memiliki rambut gimbal ini, sering disebut sebagai "anak gembel" atau "anak bajang", diyakini memiliki hubungan spiritual yang kuat dengan tokoh-tokoh pelindung Dieng. Menurut mitos yang diturunkan dari generasi ke generasi, mereka dianggap sebagai titisan dari Kiai Kolodete, sosok sakti yang berjanji tidak akan memotong rambutnya sampai Dieng mencapai kemakmuran. Selain itu, anak-anak ini juga dianggap sebagai titipan dari Nini Roro Ronce, utusan dari Nyai Roro Kidul, yang dipercaya menjaga keselamatan wilayah Dieng.

Masyarakat meyakini bahwa keberadaan anak-anak berambut gimbal membawa berkah dan perlindungan bagi keluarga serta desa dari berbagai ancaman. Munculnya rambut gimbal sering kali diawali dengan demam tinggi pada anak. Setelah sembuh, rambut mereka mulai menggumpal dan membentuk gimbal secara alami. Masyarakat percaya bahwa anak-anak ini memiliki kelebihan (linuwih) dibandingkan anak-anak biasa, dan semua permintaan mereka harus dipenuhi. Jika tidak, rambut gimbal diyakini akan tumbuh kembali setelah dipotong.

Rambut gimbal tidak terbentuk secara sembarangan; ada kepercayaan bahwa anak yang mengalaminya memiliki hubungan dengan dunia spiritual. Dalam banyak kasus, setelah anak mengalami demam tinggi, orang tua menyadari bahwa rambut mereka mulai menggumpal setelah sembuh. Proses ini menjadi tanda bahwa anak tersebut adalah bagian dari tradisi dan budaya lokal yang kaya akan makna.

Advertisement

(Laeli Musfiroh)

Advertisement
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber

Artikel Terkait

Tradisi Potong Rambut Gimbal Dieng, Warisan Budaya Penuh Makna Spiritual

Tradisi Potong Rambut Gimbal Dieng, Warisan Budaya Penuh Makna Spiritual

Tradisi pemotongan rambut gimbal pada anak-anak di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, masih dipertahankan hingga saat ini. Bagi masyarakat setempat, tradisi tersebut bukan sekadar kegiatan.

Sering Ganti Gaya Rambut? Waspadai Risiko Ketombe dan Kerontokan 

Sering Ganti Gaya Rambut? Waspadai Risiko Ketombe dan Kerontokan 

Masalah rambut seperti ketombe dan kerontokan sering kali dikira hanya dipengaruhi oleh faktor internal tubuh atau produk perawatan yang kurang cocok.  Padahal, gaya rambut sehari-hari merupakan salah satu faktor yang m

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer