Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kampung Unik di Klaten, Kampung Siluman di Lereng Merapi yang Semakin Mempesona

M
Penampakan Gunung Merapi dari Barat daya, Kampung Siluman destinasi jelajah petualangan unik di Klaten.
Penampakan Gunung Merapi dari Barat daya, Kampung Siluman destinasi jelajah petualangan unik di Klaten.


RADAR MALIOBORO - Kabupaten Klaten, Jawa tengah punya kampung unik.


Advertisement

Namanya Kampung Siluman.

Lokasinya berada di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang.

Kampung ini terletak di lereng Gunung Merapi dan menjadi destinasi wisata.

Advertisement

Belum lama ini Kampung Siluman meraih Juara 1 dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2025.

Prestasi ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Desa dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk terus mengembangkan potensi pariwisata tersebut.

Sekretaris Desa Sidorejo, Ahmad Sulistyo, menyampaikan bahwa selama ini kawasan tersebut dikenal dengan kegiatan fun hiking di wilayah Deles.

Advertisement

Namun, ke depan pihak desa akan memusatkan pengembangan pada aktivitas Jelajah Kampung Siluman.

Kampung Siluman sendiri merupakan kawasan bekas permukiman warga yang telah ditinggalkan sejak erupsi Gunung Merapi pada tahun 1930-an.


Jika wisata ini dibuka, maka pengunjung dapat melakukan jelajah sambil menikmati suasana alam dari Gunung Merapi, tak hanya ini penggunjung juga mendapat ilmu terkait peristiwa erupsi pada masa lalu.

Untuk menjamin keamanan, karena Kampung Siluman masih masuk dalam wilayah konservasi Taman Nasiomal Gunung Merapi (TNGM).

Jelajah wisata Kampung Siluman nantinya akan tetap dipandu oleh pendamping, mengingat Gunung Merapi masih berstatus siaga.

Ahmad berharap dalam kemenangan API Award 2025 tersebut dapat menjadi dorongan positif yang terus menguatkan potens di Kawasan Deles Indah.


Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengungkapkan bahwa aktivitas hiking dan berbagai jenis wisata di kawasan Deles di Desa Sidorejo serta Kali Talang di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, yang saat ini tengah populer, akan dikembangkan secara optimal.

Hamenang menambahkan bahwa pengelolaan wisata akan dimaksimalkan untuk mengantisipasi perubahan tren.

Dengan demikian, sektor pariwisata di Klaten tetap dapat bertahan dan terus berkembang meskipun tren wisata berubah, karena daerah tersebut masih memiliki banyak potensi lain yang dapat digali. (Priskila)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Tren Lagu The Jeblogs Viral, Potret Sarjana Berani Dobrak Ekspektasi 

Tren Lagu The Jeblogs Viral, Potret Sarjana Berani Dobrak Ekspektasi 

Menggunakan latar lagu "Sekian, Terima Kasih" karya grup musik indie asal Klaten, The Jeblogs, para lulusan muda berbondong-bondong membagikan kisah perjalanan hidup mereka usai mengantongi gelar sarjana.

Upacara HUT ke-81 RI di Klaten: Bupati Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata dan Guyup Rukun

Upacara HUT ke-81 RI di Klaten: Bupati Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata dan Guyup Rukun

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan kemerdekaan bukan hadiah. Ia mengajak warga mengisinya dengan kerja nyata, persatuan, dan kolaborasi.

Mengetahui Sejarah Saparan Jatianom Yang Menjadi Kekayaan Budaya Jatinom Klaten

Mengetahui Sejarah Saparan Jatianom Yang Menjadi Kekayaan Budaya Jatinom Klaten

SEJARAH sebaran apem atau tradisi Yaa Qowiyyu itu sendiri bermula pada abad ke-16 hingga ke-17 oleh ulama besar penyebar Islam, Syekh Jatinom atau Ki Ageng Gribig. Tradisi ini berpusat di Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer