Hal itu terbukti dengan adanya Ratusan atlet Esport yang ambil bagian untuk mengikuti kompetisi game AXIS Esports Labs yang diselenggarakan oleh AXIS dan EVOS di Sleman City Hall.
Sebanyak 144 tim yang ikut berkompetisi dalam ajang tersebut. Di mana satu tim itu berisikan empat sampai lima orang peserta.
Mereka akan bertanding selama dua hari, mulai dari hari Sabtu (18/5) hingga Minggu (19/5).
Head of Evos Commercial Tony Tham mengatakan Jogja dipilih karena menjadi salah satu Kota sangat potensial untuk olahraga E-sport tersebut.
Harapannya, Jogja dipilih supaya acara AXIS Esports Labs itu bisa menjadi penggerak adanya berbagai aktivasi untuk audiens gaming yang lebih beragam lagi di cakupan DIY - Jawa Tengah (Jateng).
"Jadi sebenarnya acaranya kami ada turnamen untuk mencari bibit-bibit muda. Kami dari Evos ada program akademi melalui acara seperti ini kami mencari bibit-bibit muda untuk akademi kalau ada potensinya ke arah sana," jelasnya (18/5).
AXIS Esports Labs adalah festival offline interaktif untuk audiens muda pecinta gaming yang akan berkeliling ke enam kota di Indonesia, yang mana sudah dimulai dari bulan Maret pada AXIS Esports Labs di kota Surabaya.
Dan AXIS Esports Labs juga merupakan sebuah kolaborasi strategis antara AXIS dan EVOS yang berfokus pada pengembangan komunitas gaming pada berbagai kota di Indonesia, mulai dari Surabaya, Jogja, Medan, Malang, Makassar dan Pontianak yang akan dilaksanakan dalam setahun ke depan.
Head Of Sales Central Java 2 Central Region Yudith Sabrina menjelaskan AXIS Esports Labs ini sebenarnya kolaborasi yang dibangun sudah cukup lama dengan EVOS sebagai salah satu E-sport yang terkenal.
EVOS merupakan sebuah organisasi gaming-entertainment terkemuka dan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara yang telah meraih prestasi lebih dari 60 kejuaraan turnamen besar dan tiga kali juara di kejuaraan dunia selama dua tahun terakhir. Mulai dari Mobile Legends, Free Fire dan PUBGM.
Dan EVOS sendiri merupakan sebuah ekosistem esports yang tidak terbatas, terintegrasi dan menjangkau berbagai elemen mulai dari tim esports, komunitas, talent serta merchandise.
"Kalau Axis sendiri memberi wadah buat anak-anak muda yang tentunya suka dengan game e-sport," tegasnya.
Yudith mengatakan mengapa Jogja dipilih menjadi salah satu Kota untuk menggelar AXIS Esports Labs.
Selain menyediakan ruang untuk pecinta e-sport, pihaknya juga ingin memberikan kesempatan untuk masyarakat agar bisa melihat dan mencari informasi terkait e-sport itu.
"Jadi bagaimana mereka bisa melihat game itu tidak sebagai hobi saja. Tapi bisa mengerti soal e-sport itu," tandasnya.
Editor : Bahana.