Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Material Talud Longsor Terjang Gazebo, Satu Pekerja yang Berteduh Meninggal Dunia

Naila Nihayah • Sabtu, 2 Desember 2023 | 03:16 WIB
EVAKUASI: Tim gabungan berhasil mengevakuasi dua korban yang tertimpa longsor di Desa Ngablak. (Dok Polsek Ngablak)
EVAKUASI: Tim gabungan berhasil mengevakuasi dua korban yang tertimpa longsor di Desa Ngablak. (Dok Polsek Ngablak)
 

MUNGKID - Hujan lebat yang mengguyur Desa Ngablak, Kabupaten Magelang, membuat talud setinggi 12 longsor dan menimpa gazebo.
 
Nahasnya, ada dua pekerja toko tanaman hias yang tengah berada di gazebo tersebut. Satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Bencana tanah longsor itu terjadi pada Jumat (1/12) sekitar pukul 15.45. Tepatnya di Dusun Ngablak RT 4/RW 6 Ngablak, Kabupaten Magelang. Ada tiga korban dalam kejadian tersebut.
 
Yakni, Ridho, 25, dan Mahfud, 25, yang sama-sama warga Getasan, Semarang. Lalu, Sarno, 40,warga Siyangan, Tegalrejo.
Baca Juga: Belasan Pelamar P3K Tidak Ikut Tes, BKPPD Patikan Peserta Gugur

Kapolsek Ngablak Iptu Suhartoyo mengutarakan, hujan lebat yang terjadi sedari pagi hingga sore mengakibatkan talud setinggi 12 meter, longsor.
 
Lalu, menimpa gazebo di bawahnya. Padahal, ada dua pekerja yang sedang beristirahat di gazebo.

Saat itu, keduanya berteduh sejenak usai menanam tanaman hias.
 
"Mereka berteduh di gazebo yang berada di bawah talud. Keduanya tidak mengira kalau talud itu bakal longsor," ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat malam (1/12).
 
Baca Juga: Asah Kreativitas dan Empati, Siswa lewat Pameran Seni

Lantaran hujan semakin deras, pekerja lain bernama Sarno hendak membawakan payung. Namun, di saat yang bersamaan, talud milik Pujianto itu tiba-tiba longsor.
 
Bahkan, panjang longsor diperkirakan mencapai 20 meter. Kedua korban yang tidak sempat menyelamatkan diri itu, tertimpa bangunan gazebo.

Suhartoyo mengungkapkan, kedua korban tertimbun material longsor di kedalaman dua meter. Sedangkan Sarno terkena lemparan material longsor.
 
Petugas gabungan menggunakan alat berat untuk mengevakuasi korban. Butuh waktu sekitar setengah jam untuk mengevakuasinya.
 
Baca Juga: Melihat Keindahan Seni Cahaya SUMONAR di Titik Nol Kilometer: Gedung BNI 46 Gemerlap Jadi Objek Kanvas Seni Lukis Cahaya

Ridho dinyatakan meninggal dunia saat hendak dibawa ke Puskesmas Getasan, Semarang. Saat ini, Ridho sudah dibawa ke rumah duka oleh keluarga.
 
Sedangkan Mahfud saat ini masih dalam perawatan di RSU Salatiga karena menderita luka berat. Lalu, Sarno mengalami luka di pelipis.

Selain menimpa dua orang, ada dua sepeda motor yang belum dievakuasi dan tertimpa reruntuhan.
 
"Ada dua sepeda motor yang belum dievakuasi karena situasi tidak memungkinkan dan masih hujan sampai saat ini. Jadi, evakuasi akan dilanjutkan besok pagi," terangnya. (aya)
Editor : Amin Surachmad
#Talud #ngablak #longsor