Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Film Panggonan Wingit. Begini Kesaksian Asli Mantan Pegawai Hotel ‘S’ Di Semarang yang Menjadi Tempat Kisah Urband Legend

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 5 Desember 2023 | 22:04 WIB
Film Horor Panggonan Wingit. (Istimewa)
Film Horor Panggonan Wingit. (Istimewa)


RADAR MALIOBORO – Indonesia kembali menghadirkan film horror terbaru berjudul “Panggonan Wingit”. Film ini telah tayang di Bioskop sejak 30 November kemarin.


Film ini diperankan oleh Luna Maya dan Christian Sugiono. Mereka berperan sebagai kakak beradik yang harus mengelola hotel lawas warisan keluarganya.


Film ini berlatar di Semarang, karena memang terinspirasi dari legenda urban di daerah Semarang tentang sebuah tempat yang bernama Panggonan Wingit.


Diketahui, peristiwa di dalam film ini memang terjadi di sebuah hotel di daerah Semarang. Ada kesaksian asli dari mantan karyawan tentang peristiwa di Hotel tersebut.


Hal ini diungkapkan oleh pihak Hitmaker Studio melalui video di akun youtubenya.

Pihak ini mencoba bertemu dan bertanya kepada orang-orang yang pernah bekerja di hotel tersebut tentang pengalaman-pengalaman mereka.


Nama hotel disamarkan dengan hanya memberi inisial ‘S’. Identitas para mantan pekerja hotel juga ditutupi demi kenyamanan bersama.


Wawancara pertama menampilkan seorang mantan pekerja hotel yang dulunya bekerja sebagai room boy. Ia bekerja di hotel tersebut antara tahun 81 atau 82.


Ia bekerja di hotel ‘S’ selama 2 tahun. Ia mengaku tidak betah lantaran hotel itu lumayan angker.

Selama bekerja di hotel ‘S’, ia terkadang merasa diganggu oleh makhluk tak kasat mata.


Mantan pekerja hotel lainnya yang bekerja sebagai room service juga memberikan kesaksiannya, setelah bekerja selama sekitar 5 tahun.

Ia mengungkapkan, pada saat bekerja di hotel ‘S’ ia mendapat perintah dari manajer hotel untuk tidak menginjakkan kakinya ke lantai 3.


Ia memang mematuhi aturan tersebut walaupun ada rasa ingin untuk menginjakkan kakinya ke lantai 3.


Menurut kesaksiannya, kamar yang ada di lantai 3 tersebut selalu terkunci. Pernah, saat ia melakukan shift malam, ia selalu mendengar suara-suara aneh dari lantai 3.


Ia juga pernah melihat hal-hal aneh seperti lampu yang terkadang kedap-kedip. Kalau untuk melihat makhluk tak kasat mata, ia mengakui tidak pernah mengalaminya hanya sebatas merasakan angin lewat disekitarnya.


Ia mengaku, suara-suara yang didengar adalah suara perempuan yang memanggil-manggil sambil menangis.


Dalam video tersebut, ia juga bercerita, pernah suatu ketika ada seorang pekerja hotel tersebut yang sempat membuka kamar terkunci di lantai 3.


Setelah kejadian itu, entah selang berapa hari ia mendengar kabar bahwa pekerja hotel yang sempat membuka kamar itu meninggal setelah mengalami teror.


Kejadian tersebut membuat kepanikan para pekerja hotel. Mereka beramai-ramai mengajukan surat pengunduran diri.

Sedangkan dirinya baru mengajukan surat pengunduran diri setelah 3-4 bulan kejadian itu.


Selama bekerja di sana, setiap pulang malam ia terkadang seperti merasa diikuti oleh entah seseorang atau makhluk tak kasat mata.


Larangan menginjakkan kaki ke lantai 3 juga di tujukan oleh para tamu hotel ‘S’ tersebut. Pihak hotel memberikan alasan kepada para tamu bahwa di lantai 3 sedang ada renovasi.


Menurut mantan pekerja hotel ini, terkahir yang ia ketahui, hotel S masih beroperasi pada tahun 90-an. (Anistigfar/Radar Jogja)

Baca Juga: Logistik Pemilu Baru Capai 40 Persen, KPU Kabupaten Magelang Berharap Januari 2024 Lengkap



Editor : Meitika Candra Lantiva
#hotel legend di Semarang #film horor indonesia #Panggonan Wingit #film #luna maya #christian sugiono #Hitmaker Studio