RADAR MALIOBORO - Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengajak masyarakat untuk bersama menjaga periode masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mulai 11-13 Februari 2024.
Budi Arie meminta agar terus dilakukan upaya pencegahan penyebaran disinformasi, baik hoaks, fitnah, serta ujaran kebencian pada masa tenang.
"Diperlukan upaya yang masif dalam mengaplikasi Pemilu Damai 2024, sebagai wujud ikhtiar bersama untuk mendorong masyarakat agar memilih dengan cara yang bijak, sembari menjaga perdamaian bangsa di ruang digital," kata Budi Arie di kutip dari sejumlah sumber.
Budi arie menegaskan bahwa kontribusi dalam masa tenang ini dimulai dari diri sendiri yaitu, dengan mengendalikan jari jempol di sosial media, serta menerapkan prinsip saring dulu sebelum sharing saat mendapat informasi baru mengenai pemilu terbaru.
"Hal ini juga disusun untuk menjawab berbagai isu terkait pemilu seperti peningkatan partisipasi, anti-perpecahan atau polarisasi, dan bagaimana anti hoaks untuk menjaga ruang digital kita tetap damai," paparnya.
Sebelumnya pihak KPU menegaskan bahwa peserta pemilu dilarang melakukan aktivitas yang berkaitan dengan kampanye di sosial media pada masa tenang (11 – 13 februari 2024).
Adapun masa kampanye peserta Pemilu 2024 berakhir pada Sabtu (10/12/2024) kemarin.
Sebagai puncak pemilu, digelar pemungutan suara pada 14 Februari 2024, di mana pemilih akan memberikan suara untuk presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, dan DPD. ( Zihan Yafi Alghani/Radar Malioboro)
Baca Juga: Ini Dia Tutorial Top Up Diamond Mobile Legends yang Aman
Editor : Meitika Candra Lantiva