RADAR MALIOBORO – Kabupaten Bantul adalah satu di antara kabupaten di Kota Yogyakarta yang memiliki banyak destinasi wisata pantai. Salah satunya adalah Pantai Depok. Pantai ini memiliki pesona eksotis tersendiri untuk wajib dikunjungi sekaligus dinikmati wisatawan lokal maupun mancanegara.
Lokasi Pantai Depok berada di daerah Jl. Pantai Depok, Parangtritis, Kec. Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak dari pusat kota ke daerah pantai ini kisaran 45 menit. Pantai Depok dibuka dari pukul 06.00 pagi sampai sore pukul 17.00.
Tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, wisatawan bisa masuk ke area pantai dengan membayar Rp. 10.000 setiap orangnya. Namun HTM juga bisa berubah seiring penyesuaian musim atau event tertentu. Untuk biaya parkir kendaraan roda dua sekitar Rp. 2.000 dan Rp. 5.000 untuk roda empat.
Menjadi salah satu pantai di daerah Bantul yang berpasir hitam, Pantai Depok nyatanya banyak didatangi oleh para wisatawan. Adapun faktornya adalah kondisi area yang hanya ditempuh kurang lebih 1 jam dari pusat kota. Dengan demikian, akses tujuannya pun cukup mudah untuk di lalui.
Berbeda dengan pantai-pantai lain di daerah Bantul, Pantai Depok masuk dalam program pemerintah untuk pengembangan pusat kuliner seafood. Tak heran jika di daerah pantai ini banyak warung makanan yang menjajakan seafood sebagai menu utama disana. Letak warung-warung kuliner bertepatan di sepanjang bibir Pantai Depok.
Kebanyakan warung di pantai ini menghadap ke selatan, tepatnya menghadap ke arah laut. Saat wisatawan menikmati kuliner seafood, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan yang apik dan indah di depan mata.
Dalam sejarahnya di tahun 1997, ada beberapa nelayan dari Cilacap yang berlabuh di daerah Pantai Depok. Mereka berhasil membawa tangkapan yang cukup banyak dari kegiatan mencari ikan di laut. Sehingga hal ini menjadi daya tarik warga di daerah tersebut terkhusus yang bekerja sebagai nelayan lahan pasir untuk ikut menangkap ikan juga.
Sebagian dari warga telah menjadi “tekong”, istilah lain dari pencari ikan. Mereka mengarungi laut dengan bermodal perahu motor bercadik. Kegiatan ini menjadi kebiasan sepanjang tahun, namun dapat beristirahat jika memasuki hari Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon
Menurut orang Jawa, waktu di hari tersebut merupakan waktu keramat.
Dari tahun ke tahun, tangkapan yang dihasilkan oleh warga setempat terbilang banyak dan besar-besar ikannya. Dengan demikian warga setempat membangun area Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) sekaligus Mina Bahari 45 sebagai Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Selain warga yang menjadi pemasok utama ikan-ikan dari laut, warga dari pantai lain juga ikut berkontribusi dalam memberi pasokan ikan. Sehingga semakin banyak pemasok dari dalam maupun luar wilayah, semakin banyak pula ikan-ikan yang dilelang di tempat tersebut.
Itulah sekilas sejarah pengembangan terbentuknya beragam warung-warung kuliner seafood yang berada di Pantai Depok. Pemanfaatan berbagai macam seafood yang diolah menjadi makanan yang lezat.
Adapun pasar ikan di pantai ini tentunya membuat wisatawan makin senang menjelajah ddan membeli aneka hasil tangkapan laut para nelayan. Harga yang ditawarkan pun terjangkau dan tergolong murah.
Selain wisata kulinernya yang beragam, wisatawan juga bisa bekeliling pantai dengan jasa sewa perahu, berburu spot foto yang bagus, mencoba aerosport, sampai menjupai fenomena alam yang unik yaitu gumuk pasir.
Tunggu apalagi, rencanakan liburan akhir pekan untuk berkunjung ke Pantai Depok dan rasakan sensasi berbagai macam fasilitas yang ditawarkan saat berada di sana.
(Razmarita Dyasprinasti)
Editor : Iwa Ikhwanudin