RADAR MALIOBORO - Bendoro Pangeran Haryo (BPH) Kusumo Kuntonugroho dan Laily Anissa Kusumastuti memilih untuk keluar dari Istana Kadipaten Pakualaman pasca Dhaup Ageng.
Keduannya merencanakan untuk tinggal di Jepang. Rencannya, kedua mempelai ini akan berangkat ke Jepang pada 19 Januari 2024.
Pilihan ini diambil karena saat ini BPH Kusumo Kuntonugroho tengah menempuh studi doktornya di Osaka University, Jepang.
Keduanya akan tinggal di Jepang hanya sampai BPH Kusumo Kuntonugroho merampungan studinya.
Setidaknya pada 2026, keduanya akan kembali lagi ke Indonesia.
Sosok BPH Kusumo Kuntonugroho pada saat ini sedang menempuh program Doktoral di Doktoral Course, Applied Microbiology Laboratory, Biotechnology Department, Graduate School of Engineering, Osaka University.
Pendidikan Strata 2 juga bersekolah di tempat yang sama dengan mengambil Program Master di Biotechnology Department.
Sementara untuk Strata 1 di Departemen Mikrobiologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada.
BPH Kusumo Kuntonugroho mengawali jenjang pendidikan di Jogjakarta. Mulai dari TK Negeri 2 Jogjakarta, SD Ungaran 1.
Setelahnya berlanjut ke SMPN 5 Jogja dan setelahnya ke SMAN 1 Jogja.
Sementara sosok Laily mengawali pendidikannya di TK Masjid Syuhada dan berlanjut ke SD Masjid Syuhada Jogjakarta, SMPN 8 Jogja dan jenjang pendidikan atas ke SMAN 1 Jogja.
Untuk kuliah di Program Sarjana Departemen Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada.
Berlanjut Program Pendidikan Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada.
Hajad dalem Dhaup Ageng Pakualaman diakhiri dengan prosesi pamitan dan kondur besan pada Jumat (12/1).
Prosesi ini merupakan seremonial pamitan dari keluarga besan. Memohon diri dari Kadipaten Pakualaman dengan berpamitan kepada KGPAA Paku Alam X dan Permaisuri beserta keluarga.
Editor : Satria Pradika