Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Viral! Club di Surabaya Mendapat Kecaman Netizen, Usai Diduga Akan Mengundang Seungri eks BIGBANG dan Memakai Nama ‘Burning Sun’, Apa itu Burning Sun?

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 10 Agustus 2024 | 22:04 WIB
Burning Sun Surabaya.
Burning Sun Surabaya.

RADAR MALIOBORO - Baru-baru ini, ramai di media sosial bahwa Seungri, mantan anggota boyband K-pop terkenal (Big Bang), akan diundang ke salah satu club malam di Surabaya pada tanggal 31 Agustus 2024.

Undangan ini menggemparkan jagat hiburan, khususnya penggemar K-Pop di Indonesia.

Pasalnya, Seungri terlibat dalam salah satu skandal terbesar dan paling kontroversial di Korea Selatan, yaitu Burning Sun.

Para penggemar Kpop, pasti sudah tidak asing dengan Skandal ini.

Skandal Burning Sun pertama kali mencuat pada awal 2019, ketika sebuah laporan dari media Korea Selatan mengungkapkan dugaan kekerasan yang terjadi di klub malam Burning Sun Seoul, yang dimana, Seungri adalah pemilik dari klub tersebut.

Namun, skandal ini berkembang jauh lebih besar dari dugaan awal tersebut.

Investigasi lanjutan mengungkap serangkaian pelanggaran hukum dan etika, termasuk pelecehan seksual, prostitusi, penyuapan, dan korupsi.

Seungri diduga sebagai tokoh utama dalam jaringan prostitusi yang melibatkan artis-artis terkenal seperti, Jung Joon Young, dan Choi Jong Hoon mantan anggota FT Island.

Skandal ini menyebabkan runtuhnya karier Seungri dan juga menodai reputasi Big Bang serta YG Entertainment, agensi yang menaunginya.

Pada tahun 2021, Seungri dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun oleh pengadilan Korea Selatan, tetapi, hukuman ini kemudian dikurangi menjadi 1 tahun 6 bulan setelah banding.

Meskipun Seungri telah menyatakan mundur dari industri hiburan yang diumumkan melalui akun Instagramnya, namun, kehadirannya untuk tampil di sebuah acara di Surabaya sebagai ‘Best Honor’ telah memicu reaksi keras dari netizen dan masyarakat luas yang menilai bahwa kehadirannya tidak pantas.

Baca Juga: Pantai Punuk Sapi: Keindahan Pesona Alam yang Mampu Menyihir Para Wisatawan, Pantainya Menyerupai Punuk Sapi

Beberapa pihak mengkritik keputusan penyelenggara (TSV Management) tersebut, mengingat rekam jejak Seungri yang kontroversial.

Kecaman juga datang dari para penggemar K-pop yang merasa bahwa tindakan ini mencoreng citra positif industri musik Korea di mata internasional.

Seiring dengan meningkatnya protes, Beberapa pihak mendesak agar undangan ini dibatalkan sebagai bentuk penghormatan terhadap korban-korban dari skandal Burning Sun.

Namun, beberapa orang menyebutkan bahwa TSV Management sebenarnya tidak benar-benar mengundang Seungri, melainkan hanya menggunakan namanya sebagai bagian dari strategi promosi.

Namun, meskipun demikian, tindakan ini tetap dianggap sangat tidak pantas oleh banyak pihak, mengingat sejarah kelam yang melekat pada nama Seungri.

Kehadiran atau hanya penggunaan nama Seungri dalam promosi acara di Surabaya, Skandal Seungri dalam kasus Burning Sun adalah cerminan dari masalah yang lebih besar dalam industri hiburan.

Jangan pernah menganggap ini untuk hanya sekedar bercanda.

Kita perlu berpikir kritis dan mencari solusi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. (Siska Andaniar Nadia Rahma)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#surabaya #kecaman #skandal #Apa itu Burning Sun #viral #etika #Media Korea Selatan #karier Seungri #Seungri eks BIGBANG #big bang #yg entertainment #club #seungri #dugaan kekerasan #kpop #Mengundang #netizen #burning sun #pelanggaran hukum