Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tragedi Mobil MBG Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru: Sopir Pengganti Diperiksa, Kelalaian Jadi Sorotan Polisi

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 12 Desember 2025 | 01:05 WIB
Sosok sopir mobil MBG tabrak siswa di Jakarta.
Sosok sopir mobil MBG tabrak siswa di Jakarta.

RADAR MALIOBORO – Insiden mengerikan terjadi di SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara, ketika sebuah mobil pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba menerobos pagar sekolah dan menabrak puluhan siswa serta guru. Kejadian ini tidak hanya menyisakan luka fisik bagi korban, tapi juga memunculkan pertanyaan besar tentang keamanan distribusi program pemerintah yang seharusnya mendukung gizi anak sekolah. Apakah kelalaian sopir pengganti menjadi biang kerok tragedi ini?

Pengemudi mobil berinisial AI (34) langsung diamankan polisi untuk dimintai keterangan. Berdasarkan data SIM, AI tercatat sebagai pegawai swasta yang tinggal di kawasan Isoam, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Namun, fakta mengejutkan terungkap: AI bukanlah sopir tetap untuk program MBG. Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jakarta Utara, Sahrul Gunawan Siregar, mengonfirmasi bahwa AI hanya bertugas sebagai pengganti yang ditugaskan oleh Yayasan Darul Esti. "Ia hanya sopir sementara untuk distribusi makanan bergizi," kata Sahrul.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa penyidik sedang mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dari sopir. Selain itu, polisi juga menyoroti status legalitas kendaraan yang tak memiliki pelat nomor. "Kami tengah memeriksa apakah mobil ini memang resmi digunakan untuk program MBG atau ada pelanggaran lain," ujar Budi. Ini menjadi angle krusial, mengingat program MBG yang digagas pemerintah untuk meningkatkan gizi siswa justru berujung pada kecelakaan yang mengancam keselamatan mereka.

Dari data sementara, insiden ini menimbulkan 21 korban, termasuk siswa dan guru. Lima orang dirawat intensif di RSUD Koja, sementara enam lainnya menjalani perawatan di RSUD Cilincing. Saksi mata menggambarkan momen horor tersebut: Mobil melaju tak terkendali tepat setelah pintu gerbang sekolah dibuka untuk kegiatan pagi, menerobos pagar, dan langsung menghantam kerumunan di halaman sekolah.

Untuk mengungkap fakta, polisi telah mengumpulkan berbagai bukti pendukung. Rekaman CCTV sekolah dianalisis secara mendetail, disertai video amatir dari warga sekitar. Hasil pemeriksaan medis korban dicocokkan dengan keterangan saksi, yang meliputi guru, siswa, orang tua, hingga kernet mobil. Tak ketinggalan, sampel urine sopir AI diuji untuk memastikan tidak ada pengaruh zat terlarang.

Hingga kini, belum ada pasal pidana yang ditetapkan terhadap AI. Status hukumnya masih bergantung pada hasil penyidikan lanjutan, termasuk kemungkinan kasus ini naik ke pengadilan. Polisi mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dan tidak menyebarkan spekulasi yang bisa mengganggu proses hukum.

Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi penyelenggara program sosial seperti MBG: Keamanan harus menjadi prioritas utama. Bagaimana nasib program ini ke depan, dan apakah ada evaluasi mendalam terhadap mitra distribusi seperti Yayasan Darul Esti? Pantau terus update dari Radar Malioboro untuk perkembangan terbaru.

Baca Juga: PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Bidik Indeks MSCI Global Februari 2026, Siapkan Akuisisi Besar di Sektor Non-Batu Bara

(Alena Mutiara)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#mobil MBG #sopir #mobil mbg tabrak siswa