Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Tren #KaburAjaDulu Populer di Kalangan Anak Muda, Refleksikan Kekecewaan Terhadap Tanah Air

Meitika Candra Lantiva • Senin, 10 Februari 2025 | 22:15 WIB
Tren #KaburAjaDulu popular di kalangan anak muda sebagai bentuk kekecewaan terhadap tanah air.
Tren #KaburAjaDulu popular di kalangan anak muda sebagai bentuk kekecewaan terhadap tanah air.

RADAR MALIOBORO - Tagar Kabur Aja Dulu semakin populer di media sosial akhir-akhir ini.

Tagar ini banyak dibicarakan oleh anak muda yang kesal terhadap kondisi dalam negeri.

Mereka berbondong bondong membicarakan kenikmatan hidup dalam negeri yang nyaman dan aman dengan fasilitas yang memadai.

Tagar ini banyak menampilkan tawaran beasiswa untuk melanjutkan studi atau bahkan lowongan pekerjaan sebagai upaya untuk ‘kabur’ dari Indonesia.


Warganet yang tinggal di luar negeri juga menggunakan tagar Kabur Aja Dulu untuk menceritakan pengalaman berkesan selama tinggal di luar negeri.

Popularitas #KaburAjaDulu meningkat akhir-akhir ini akibat masyarakat, khususnya generasi muda ingin lepas dari segala tekanan pekerjaan, pendidikan, dan masalah keseharian di Indonesia.

Mereka merasa kecewa dengan tanah air yang tak kunjung memberikan solusi konkret untuk masalah struktural seperti pendidikan, kemiskinan, dan korupsi.

‘Kabur’ ke luar negeri dianggap sebagai solusi yang relevan di tengah permasalahan Indonesia yang semakin kompleks.


Meski hanya dianggap biasa saja, sejatinya banyak orang indonesia yang benar-benar menginginkan untuk pindah ke luar negeri.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham mencatat 3.912 WNI yang menjadi warga negara singapura pada tahun 2019-2022.


Ada beberapa alasan utama mengapa tren #KaburAjaDulu makin populer
Kesempatan Karir.

Kesempatan kerja dan gaji yang besar banyak menarik perhatian anak muda untuk berhijrah ke luar negeri.

Bekerja di luar negeri juga memungkinkan pemuda untuk memperluas jejaring kerja secara global dengan fasilitas yang lebih memadai.

Keinginan untuk bekerja di luar negeri juga disebabkan kecilnya peluang kerja di indonesia dan gaji yang dianggap lebih sedikit apabila dibandingkan dengan di luar negeri.


Pendidikan


Selain menjanjikan karir dan gaji yang tinggi, kualitas pendidikan juga menjadi faktor utama anak muda untuk ‘kabur’ dari tanah air.

Kualitas pendidikan di luar negeri dianggap lebih maju dan mendorong eksplorasi minat akademis.

Dengan berkuliah di luar negeri,mahasiswa juga mendapatkan pengalaman baru dan jejaring koneksi internasional.


Kehidupan Yang Layak dan Bebas


Salah satu alasan di balik popularitas tren ‘kabur’ dari tanah air adalah keinginan untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan bebas.

Banyak anak muda yang merasa bahwa di luar negeri, sistem dan layanan publik lebih terjamin dengan gaji yang lebih besar daripada di indonesia.

Selain itu, hidup di luar negeri juga menjadikan tiap orang bebas berekspresi sesuai keinginan tanpa terikat dengan norma sosial yang lekat di Indonesia.

Pilihan ‘kabur’ dari tanah air mungkin menjadi pilihan yang cukup menarik untuk masa depan, tapi kamu juga perlu mempertimbangkan beberapa hal seperti kesiapan finansial dan administrasi, jaminan kehidupan di negara tujuan hingga rencana jangka panjang.

Tanpa perencanaan yang matang, rencana ‘kabur’ dari tanah air hanya membawamu ke masalah yang lebih besar. (Sulthan Zidan)

 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#pendidikan #Refleksikan Kekecewaan #KaburAjaDulu #tanah air #tagar #norma sosial #tren