RADAR MALIOBORO - Ipusnas atau perpustakaan digital nasional merupakan platform membaca secara gratis yang dikelola oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Platform ini menyediakan ribuan bahkan ratusan buku online dengan berbagai kategori mulai dari Pendidikan, Cerita fiksi, Ekonomi dan bisnis, Psikologi, Filsafat, Kesehatan, dan lain sebagainya.
Jika kamu memiliki Ipusnas tetapi masih suka bingung apa yang akan kamu baca, berikut dibawah ini merupakan rekomendasinya.
Cantik Itu Luka oleh Eka Karuniawan
Novel fiksi berjudul Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan merupakan buku yang paling sering dibaca di platform ini.
Buku ini menceritakan tentang seorang wanita bernama Dewi Ayu yang sangat cantik yang menjadi incaran para tentara, dan menjadi kutukan bagi dirinya.
Yang kecantikannya ini menurun kepada keempat anaknya, berbeda dengan Cantik anak terakhir Dewi yang memiliki wajah tidak seperti Dewi.
Suatu hari, ketika Dewi telah meninggal secara tiba tiba bangkit dan kembali ke dunia itu untuk mengungkapkan kutukan semasa hidupnya.
Jika kamu ingin membaca kelanjutannya kamu dapat membacanya di Ipusnas.
Perempuan di Titik Nol oleh Nawal As-Sa’dawi
Novel berjudul Perempuan di Titik Nol yang merupakan karya Nawal As-Sa’dawi yang merupakan penulis perempuan yang berasal dari Mesir.
Novel ini ditulis berdasarkan kisah nyata Nawal ketika mengunjungi penjara di Qanatir.
Novel ini menceritakan dimana seorang wanita bernama Firdaus yang dihukum gantung karena membunuh seseorang germo, ia senang menerima hukuman tersebut karena menurutnya ini merupakan hukuman yang paling bebas.
Pada novel ini akan terungkap bagaimana lelaki sangat menguasai dunia ini.
Sisi Tergelap Surga oleh Brian Khrisna
Brian Khrisna merupakan penulis buku yang belakangan ini namanya cukup populer.
Bukunya yang berjudul Sisi Tergelap Surga merupakan menjadi salah satu buku yang cukup populer di platform baca ini.
Buku ini menceritakan tentang bagaimana kerasnya bertahan dan berjuang hidup di Ibu kota.
Yang kita anggap dan pandang sebagai surga karena gedung gedung yang tinggi, rumah rumah yang mewah dan gaji yang tinggi.
Namun dalam buku ini mengungkapkan bagaimana realita kehidupan di Ibu Kota.
Gadis Kretek oleh Ratih Kumala
Novel Gadis Kretek yang filmnya sangat populer tahun lalu menjadi sorotan.
Tidak hanya film namun novelnya pun juga diminati di platform ini.
Novel ini menceritakan tentang Romo pemilik industri kretek yang telah diwariskan kepada putra sulungnya yang bernama Tegar.
Ketika Romo sekarat ia memanggil nama seorang wanita, Jeng Yah.
Karena terus memanggil nama wanita itu akhirnya ketiga anaknya tersebut mencari keberadaan Jeng Yah tersebut.
Nah beberapa itulah beberapa rekomendasi buku bacaan yang dapat kamu baca secara gratis di Ipusnas.
Selain gratis, kamu dapat membacanya secara fleksibel. (Safira Ratih Nadayu)
Editor : Meitika Candra Lantiva