Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kalangan Pakar Dukung Prabowo Kaji UKT PTN dan Biaya Pendidikan Lebih Murah

Wulan Destiana Maharani • Kamis, 30 Mei 2024 | 16:14 WIB
Ilustrasi mahasiswa mengikuti perkuliahan
Ilustrasi mahasiswa mengikuti perkuliahan

RADAR MALIOBORO – Pengamat pendidikan Totok Amin Soefijanto mendukung dan mengapresiasi penuh presiden terpilih Prabowo Subianto yang akan mengkaji ulang biaya kuliah tunggal (UKT) yang dikeluhkan karena terlalu mahal bagi mahasiswa baru.

Selain UKT, Toto juga mendukung komitmen Prabowo yang akan membuat biaya pendidikan jauh lebih murah, terutama bagi siswa atau mahasiswa kalangan menengah ke bawah.

Baca Juga: Pengumuman “Asia Fan Meeting Tour” 2024 Kim Ji Won Telah Keluar, Jakarta Kebagian Bulan Agustus

“Semoga Pak Prabowo menepati janjinya, lebih baik lagi kalau digratiskan untuk pelajar dari keluarga menengah ke bawah,” kata Totok Amin Soefijanto, Rabu (29 Mei 2024).

Menurut dosen Universitas Paramadina, bangsa Indonesia masih membutuhkan lebih banyak sarjana ke depan, apalagi angka partisipasi Pendidikan tinggi saat ini hanya 30 persen.

Oleh karena itu, Totok mengatakan negara terus membutuhkan peningkatan  terus-menerus di bidang pendidikan  dan janji Prabowo untuk menurunkan atau menggratiskan UKT patut diapresiasi.

Baca Juga: Ini Dia Aturan dan Larangan Tak Biasa yang Ada Di Dalam Serial Drama “The 8 Show”

“Kita butuh lebih banyak sarjana dan kita perlu meningkatkan angka partisipasi Pendidikan tinggi yang saat ini hanya sekitar 30%.

Syukur kalau bisa 50% dalam 2-3 tahun ke depan,” ujarnya.

Kehadiran Prabowo di tengah gejolak UKT menjadi harapan besar bagi  calon mahasiswa baru di  tanah air. Apalagi, Prabowo diyakini memiliki komitmen dan kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Baca Juga: Drama Survival Komedi Kelam, “The 8 Show” Telah Menyita Perhatian Penonton, Berikut Sinopsisnya

Meski diwacanakan isu kenaikan UKT akan terjadi  tahun depan, yang artinya di bawah kepemimpinan Prabowo bersama Gibran Rakabuming Raka, Totok berharap Prabowo-Gibran tidak membebani masyarakat di sektor Pendidikan ini dengan cara meringankan bahkan gratis UKT di PTN.

“Kalau pemerintah tidak ingin membebani rakyat, lebih baik UKT diturunkan, atau bahkan digratiskan,'' jelasnya.

Baca Juga: [Upcoming Drama] “Tempest”, Drama Spy Romance yang Diperankan Jun Ji Hyun dan Kang Dong Won Dijadwalkan Tayang 2025

Totok juga menyarankan agar pemerintahan baru nanti dapat memperbaiki politik anggaran di sektor pendidikan, karena mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tugas negara dalam hal ini pemerintah, dan sudah diatur dalam konstitusi.

“Memperbaiki politik anggara kita untuk sektor pendidikan agar tidak anomali. tentu saja termasuk hak dan kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga: Sudah Hadir Sejak Tahun 80-an di Banyumas, Soto Pak Jasim Ini Selalu Tawarkan Cita Rasa Konsisten Sejak Awal Berjualan

Totok menyampaikan, pendidikan  tidak hanya dinikmati bagi mereka yang mampu saja, melainkan merata agar mutu sumber daya manusia (SDM) Indonesia menjadi berkualitas dan memiliki kompetensi untuk memajukan bangsa.

“Jangan sampai hanya anak dari keluarga kaya saja yang bisa kuliah. Buka kesempatan juga untuk kuliah biat siapa saja, agar Indonesia memiliki manusia berkualitas dan kompeten untuk bekerja memajukan bangsanya,” pungkas Totok.

Baca Juga: One Stop Healing Spot! Ini Dia 4 Daya Tarik Dari Menoreh Dreamland Wisata Baru dan Viral yang Seru di Kulon Progo

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengutarakan pendapatnya terkait maraknya polemik uang kuliah tunggal (UKT) yang naik di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di tanah air.

Ketua Umum Gerindra itu menyatakan bertekad meringankan UKT PTN. Prabowo mengatakan, dirinya akan bekerja keras untuk mewujudkan hal tersebut pada kepemimpinannya yang akan datang.

“Apalagi di Universitas tinggi negeri yang dibangun dengan uang rakyat (uang APBN) harus jangan tinggi, kalau bisa sangat minim atau gratis. Ini kita harus hitung dan bekerja keras untuk itu,” kata Prabowo.

Baca Juga: Mirip dengan Sungai Aare Swiss! Ini Dia Wisata Taman Badegolan Kebumen yang Viral, Dijamin Bikin Terpana!

Di masa kepemimpinannya mendatang, Prabowo mengaku akan berusaha meningkatkan perbaikan Pendidikan Indonesia.

Salah satu upayanya adalah dengan menggiatkan hilirisasi guna untuk menambah penghasilan negara.

“Tentunya kita harus hilirisasi untuk kita dapat nilai tambah dan perbaiki pendidikan kita,” ungkapnya. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Dikaji #Ulang #mahasiswa #ukt