Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Kamis, 11 Desember 2025 hingga Selasa, 16 Desember 2025, dengan melibatkan seluruh siswa dalam suasana kompetitif yang hangat dan penuh kegembiraan.
Classmeeting menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan oleh siswa. Kegiatan ini dilaksanakan setelah berakhirnya Asesmen Sumatif Akhir Semester. Setelah seluruh rangkaian rutinitas akademik telah dilalui dalam ritme yang padat, siswa membutuhkan ruang untuk melepas penat sekaligus menikmati suasana yang lebih santai dan menyenangkan.
Oleh karena itu, Classmeeting hadir sebagai momentum kebersamaan bagi seluruh warga sekolah, sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan solidaritas antarsiswa.
Tema kegiatan Classmeeting tahun ini adalah "LDR" yaitu "League of Delightful Aruna". Tema "LDR" memiliki pengertian lain, yaitu "Long Distance Relationship". Makna dari tema ini adalah adanya kerinduan Aruna yang berada di perantauan untuk kembali ke tempat asal mereka dan berkumpul dengan keluarga karena libur semester sudah semakin dekat.
Namun, dengan adanya classmeeting, Aruna dapat mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan menyenangkan sembari menunggu waktu untuk berkumpul kembali dengan orang tersayang. Classmeeting menjadi ruang berkumpul kembali. Interaksi antarsiswa terbangun lebih dekat. Keakraban tercipta secara alami.
Pelaksanaan Classmeeting ini berangkat dari aspirasi siswa yang disalurkan melalui OSIS Lucerta. Melalui program Kacamata Aruna, OSIS membuka ruang partisipasi aktif bagi siswa sebagai wadah penyampaian gagasan dan ide.
Berbagai suara siswa dihimpun dan dirangkum secara sistematis, kemudian diwujudkan dalam konsep kegiatan nyata yang dirancang untuk menjawab kebutuhan, minat, dan harapan siswa.
OSIS Lucerta merancang rangkaian kegiatan Classmeeting dengan mengusung konsep kompetitif sekaligus rekreatif.
Seluruh kegiatan dirancang untuk melibatkan seluruh siswa, sehingga setiap kelas memperoleh ruang yang setara untuk berpartisipasi.
Nilai kebersamaan menjadi fokus utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan, sementara sportivitas dijadikan sebagai landasan utama. Selain itu, seluruh rangkaian kegiatan juga secara konsisten mengedepankan nilai Cc5+ sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
Bentuk kegiatan yang dilaksanakan meliputi: 1) "BANDARA" Badminton Ganda Campuran; 2) Basket 3x3; 3) "PARU" Pancarkan ARUNA; 4) "HTS" Harmony Team Show; 5) E-Sport Mobile Legend; 6) Futsal Daster; 7) Color Fun; dan 8) Bazaar.
Lapangan sekolah menjadi pusat aktivitas utama. Setiap pertandingan menyajikan adu strategi cepat, kekompakan tim, kreativitas kelas, hiburan penuh tawa dan juga menghadirkan euforia kebersamaan.
Ketua panita Classmeeting, Ajeng Astrid Silawarti Harsono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan representasi suara seluruh siswa. “Classmeeting ini kami hadirkan dari aspirasi siswa yang dihimpun melalui program Kacamata Aruna.
Seluruh suara kami satukan menjadi satu gagasan besar. Program ini menjadi ruang bebas bagi siswa untuk menyampaikan ide. Konsep kegiatan ini bukan hanya hasil pemikiran pengurus OSIS, tetapi seluruh Aruna ikut membentuk arah acara.
Classmeeting ini kami kemas dengan wajah baru. Entrance dirancang berbeda dari biasanya dan lapangan ditata dengan garis yang memberi kesan profesional. Hadiah disiapkan secara eksklusif berupa medali karena medali tersebut menjadi simbol kebanggaan. Medali tersebut menjadi jejak prestasi yang layak dikenang
Antusiasme siswa tampak jelas sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung. Setiap kelas menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam mengikuti setiap perlombaan. Dukungan antarsiswa terasa kuat, menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat dan sportif. Kekalahan diterima dengan lapang dada sebagai bagian dari proses belajar, sementara kemenangan dirayakan dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan.
Ketua OSIS, Cherdio Putra Javawinthsa menyampaikan bahwa pelaksanaan Classmeeting “LDR: League of Delightful Aruna” menjadi bukti peran aktif OSIS Lucerta dalam menciptakan kegiatan positif. Classmeeting menjadi wadah pengembangan diri, menjadi ruang penyaluran bakat, dan menjadi bagian penting dalam perjalanan sekolah.
“Kegiatan classmeeting ini memberikan kesan mendalam bagi setiap siswa yang terlibat. Melalui berbagai aktivitas yang diikuti bersama, kenangan tercipta dari tawa, kerja sama, dan interaksi antarsiswa. Kebersamaan tidak hanya terbangun dalam hasil, tetapi juga melalui proses yang dilalui bersama. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa sekolah bukan semata-mata ruang akademik, melainkan juga tempat bagi siswa untuk bertumbuh secara sosial dan emosional, membangun cerita, serta merasakan sekolah sebagai rumah yang penuh kebersamaan dan makna”, pungkas Cherdio.
Editor : Bahana.