RADAR MALIOBORO — Penampilan kerap menjadi kesan pertama sebelum seseorang dikenal lebih jauh. Di tengah gaya berpakaian Gen Z yang identik dengan santai dan bebas, konsep dress well kembali mencuri perhatian. Pertanyaannya, apakah berpakaian rapi masih menjadi tren di kalangan anak muda saat ini?
Istilah dress well berasal dari frasa well-dressed, yang berarti berpakaian dengan baik, pantas, dan sesuai konteks. Bukan soal pakaian mahal atau mengikuti tren semata, melainkan bagaimana busana terlihat pas di tubuh, nyaman dikenakan, serta mencerminkan karakter pemakainya. Dalam praktiknya, dress well menekankan kualitas, kesesuaian ukuran, dan ketepatan memilih outfit sesuai acara.
Bagi Gen Z, dress well kini mengalami pergeseran makna. Kerapian tidak lagi identik dengan formal dan kaku. Justru, gaya minimalis, clean look, dan effortless outfit menjadi pilihan utama. Padu padan kaus polos, blazer ringan, celana bahan longgar, hingga sneakers bersih dianggap cukup untuk menciptakan tampilan rapi namun tetap santai.
Berpakaian rapi juga dinilai membawa dampak psikologis positif. Banyak anak muda mengaku lebih percaya diri dan siap beraktivitas saat mengenakan outfit yang tertata. Selain itu, dress well membantu menciptakan kesan profesional, terutama saat menghadiri acara kampus, magang, hingga pertemuan kerja pertama.
Untuk tampil well-dressed, Gen Z disarankan mengenali bentuk tubuh, memilih warna netral yang mudah dipadukan, serta mengutamakan kenyamanan. Tak kalah penting, memahami situasi acara agar tidak salah kostum. Detail kecil seperti sepatu bersih, rambut rapi, dan aksesori minimalis juga berperan besar dalam menunjang penampilan.
Pada akhirnya, dress well masih relevan di kalangan Gen Z, namun dengan definisi yang lebih fleksibel. Rapi bukan lagi soal aturan kaku, melainkan tentang mengekspresikan diri dengan cara yang pantas, nyaman, dan tetap meninggalkan kesan positif.
( Alena Mutiara )
Editor : Iwa Ikhwanudin